Eep Hidayat: : Jangan pangil saya Haji!



Bupati Subang Eep Hidayat meminta supaya dirinya jangan dipanggil dengan sebutan ’’Haji’’. Dengan berseloroh Eep mengatakan bahwa ke sana hanya untuk bermain saja. ’’Jangan panggil saya Haji! Karena saya ke sana hanya ’’main’’, kok,’’ ujar Eep Hidayat. Karena, lanjut Eep, yang memberlakukan panggilan ’’Haji’’ di dunia ini hanya di Indonesia dan Malaysia. Di Brunai pun tidak terlalu memberlakukan panggilan. Apalagi di Inggris dan negara lainnya pun tidak memberlakukan panggilan ’’Haji’’. Mengawali tugas pertamanya usai menunaikan Ibadah Haji, Senin (22/11) Eep langsung memimpin Apel Pagi di halaman Kantor Bupati Subang. Dalam amanat Apel Pagi Eep menyampaikan bahwa dirinya banyak mengambil pelajaran penting selama menunaikan ibadah haji. Diantaranya ialah kerasnya watak orang Arab. Sehingga pantas Islam diturunkan di Tanah Arab yang begitu keras tetapi berhasil menjadi keyakinan banyak umat manusia. Jadi kalau bukan karena menjalankan Ajaran Islam, akan sangat sulit Bangsa Arab untuk sejahtera. Selanjutnya kondisi alam Timur Tengah umumnya tandus sehingga menyulitkan tanaman untuk tumbuh. ’’Kita yang dikaruniai iklim tropis patut bersyukur karena telah dikaruniai tanah subur yang memungkinkan tanaman tumbuh dengan baik. Kalau di sana untuk menumbuhkan tanaman saja harus mengeluarkan banyak biaya,’’ ujar Eep. Selanjutnya Eep menceritakan tentang pelajaran lainnya ialah bahwa dalam pelaksanaann ibadah Haji tidak ada hubungannya dengan perbuatan di tempat asal seperti rumor yang beredar selama ini. Kalaupun menemui kesulitan seperti tersesat atau banyak yang ngadupak ketika sholat itu sehubungan karena banyaknya orang dalam jumlah jutaan atau akibat kelalaian kita. ’’Kalaupun mengalami kesulitan itu lebih diakibatkan kelalaian kita selama menjalankan ibadah. Jamaah tersesat karena terpisah dari rombongan. Jadi tidak ada hubungannya dengan perbuatan di tempat asal,’’ ujarnya lagi. Terkait adipura, Eep mengingatkan kepada pejabat eselon II dan III untuk makin mempergiat pembinaan Adipura tingkat Kota Subang dalam rangka target perolehan Adipura 2012. ’’Kegiatan pembinaan ini sebagai upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan dan keindahan Kota Subang,’’ tambahnya. Usai Apel Pagi, Bupati yang didampingi Wakil Bupati serta pimpinan SKPD meninjau kegiatan Khitanan Massal di Aula Kantor Pemda Subang yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-36 Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia. Sebanyak 104 anak dikhitan yang ditangani oleh tenaga paramedis sebanyak 16 orang dan penanggung jawab 2 orang dokter. Bupati dan Wakil Bupati yang diikuti para pejabat memberikan panyecep untuk anak sunat.