PEMBEKALAN PARA SISWA YANG BELAJAR KE JERMAN



Tujuannya diberangkatkannya siswa melanjutkan pendidikan ke Jerman salah satunya yaitu untuk meningkatkan kualitas SDM yang pada akhirnya diharapkan bisa ada alih teknologi ke Indonesia khususnya Kabupaten Subang untuk memajukan Subang. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Subang, Eep Hidayat pada pembekalan dihadapan 19 siswa SMA SMK dan MA di Ruang Rapat Bupati Subang (10/6). Pada acara pembekalan ini Bupati Subang didampingi oleh Ketua DPRD, Atin Supriatin, Wakil Ketua DPRD, Ir. Agus Masykur Rosyadi, MM., Oman Warjoman, SE., dan Ketua Komisi D, Sugianto, S.AN. Selama di sana (Jerman- red), diharapkan bisa membuka diri, pemikiran dan mampu menunjukkan identitas diri kita sebagai individu yang berkarakter. "Harapan pemerintah dengan diberangkatkanya ke Jerman terinspirasi oleh keberhasilan Habibie, yang berhasil menjadi sosok yang mampu berbuat dengan Nurtanio-nya. Indonesia mampu menjadi produsen pesawat. Tetapi beliau tidak berubah dengan karakternya," ujar Bupati. Kesempatan belajar di Jerman hendaknya benar-benar dimanfaatkan secara optimal sehingga cita-cita pemerintah Kabupaten Subang dalam rangka alih teknologi bisa terlaksana. Pada akhinya mampu menjadikan rakyat Subang sejahtera. Oleh karena itu, dibutuhkan sosok-sosok pemberani yang mampu mandiri hidup di negara lain. "Maka dari itu, bagi yang merasa tidak sanggup untuk belajar di Jerman, saat sekarang masih diberikan kesempatan kepada siapapun untuk mengundurkan diri bila dirasakan tidak mampu. Jangan sampai ketika di sana inginnya pulang dan tidak betah. Tentu ini akan membuat malu,” tegas Bupati. Program pengiriman pelajar ke Jerman ini, lanjut Bupati merupakan program pertama kali yang digulirkan Pemerintah Subang. Oleh karena itu program pertama ini merupakan pertaruhan prestise Pemkab Subang selanjutnya. Pertaruhan prestise ini, lanjut Bupati, ialah ketika di Subang masih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi seperti perbaikan infrastruktur jalan dan masih tingginya angka drop out siswa SMP maupun SMA, tetapi karena memiliki harapan untuk memajukan Subang, pemerintah harus menempuh program ini. “Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati. Hal senada disampaikan oleh oleh Wakil Ketua DPRD, Ir. Agus Masykur yang mengatakan bahwa, jika saja dirinya memiliki kesempatan yang sama sangat berkeinginan belajar ke Jerman. “Saya pernah berkunjung ke Autria selama beberapa waktu. Ternyata perkembangan teknologi di sana cukup baik. “Hal itu saya saksikan di Autria sudah barang tentu, kondisinya tidak akan jauh berbeda dengan Jerman,” terang Agus dalam kesempatan penyampaian pembekalan. Program pengiriman pelajar untuk melanjutkan belajar ke luar negeri ini rencananya akan diikuti oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Maka dari itu kepada adik-adik pelajar yang mendapat amanah belajar ke Jerman, bisa menjadi mediator alih teknologi. Ketua DPRD Atin Supriatin dalam pembekalannya berpesan, sebagai ibu yang mencintai putra-putri Subang supaya menjaga kesehatan dengan benar-benar dari sekarang hingga waktu keberangkatan nanti. Karena pemerintah Eropa sangat ketat memberlakukan aturan bagi pendatang dari luar guna menghindari penyakit menular. Jangan sampai hanya karena mengidap penyakit, menghilangkan kesempatan untuk belajar ke luar negeri,” kata Atin. Sedangkan Sugianto menyampaikan kepada siswa-siswa supaya bisa meningkatkan kualitas ibadah sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT. Kualitas ibadah, kata Sugianto sangat penting karena potensi intelektual dan spritual hendaknya seimbang sehingga menghasilkan karakter yang baik dan bermanfat. Karena menurut ulama jika spritual tidak ada maka seperti mayat gentayangan yang hidup tanpa arah tujuan. Menggunakan kepintaran untuk hal-hal merugikan. Adapun Oman Warjoman berharap para siswa yang belajar di Jerman bisa memberikan manfaat besar untuk kemajuan Indonesia , khususnya bagi Kabupaten Subang. Pembekalan kali ini merupakan tahapan untuk menyaring menjadi 9 – 10 siswa untuk dikirimkan ke Jerman. Psikotes yang dilaksanakan Pertama diikuti oleh 69 orang menyaring menjadi 20 orang dan yang sekarang disaring untuk menjadi 9 - 10 orang. Oleh karena itu baik Bupati, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD dan Ketua Komisi D,menyampaikan selamat kepada yang terpilih, sebaliknya yang belum berhasil saya ucapkan selamat belajar dan berjuang lebih keras lagi. Karena program ini akan banyak dilaksanakan oleh pihak lainnya.